Kurikulum non-akademik tergambar dalam beberapa bentuk kegiatan berikut, yang dirancang dan diarahkan pada visi-misi dan profil siswa Kolese De Britto:

A. PELAJARAN TAMBAHAN

Pelajaran tambahan diberikan kepada siswa yang memperoleh nilai kurang memenuhi standar pada mata pelajaran tertentu. Pelajaran tambahan juga diberikan kepada siswa yang telah mencapai batas standar, sebagai pengayaan. Pelajaran tambahan dilaksanakan di luar  jam sekolah di bawah koordinasi wakil kepala sekolah urusan kurikulum dan persetujuan guru pengampu.

Untuk siswa kelas XII, pelajaran juga ditawarkan kepada siswa yang ingin mempersiapkan tes masuk perguruan tinggi. Pelajaran ini diberikan setelah pelaksanaan ujian nasional., sejauh ada permintaan dari siswa. Siswa mendaftarkan diri kepada wakil kepala sekolah urusan kurikulum dan akan dikoordinasikan dengan guru yang akan memberikan pelajaran tambahan. Jadwal pelaksanaan pelajaran tambahan untuk kelas XII akan diatur tersendiri.

B. PENULISAN KARYA ILMIAH

Setiap siswa kelas XI diwajibkan menulis karya ilmiah. Untuk tahun ajaran 2019/2020 penulisan karya ilmiah dikerjakan secara berkelompok. Tujuan penulisan karya ilmiah adalah:

  • Melatih siswa untuk terbiasa berpikir ilmiah: mengolah pikiran-pikiran/ide-idenya dan menuangkannya ke dalam bentuk tulisan yang berstruktur dan bersifat ilmiah
  • Menumbuhkan budaya membaca buku-buku pengetahuan pada diri siswa

Ketentuan yang perlu diperhatikan siswa dalam menulis karya ilmiah:

  • Penelitian yang dilakukan siswa harus berupa penelitian lapangan.
  • Kelompok bebas memilih/mencari topik tertentu dari suatu mata pelajaran yang diminatinya.
  • Selama proses penulisan, kelompok dibimbing oleh seorang guru.
  • Karya ilmiah dibuat dalam waktu maksimal 5 bulan dan dimulai pada pertengahan Juli. Pada bagian akhir proses penulisan, setiap kelompok akan mempresentasikan karya ilmiah dalam acara pameran hasil karya ilmiah.
  • Nilai karya ilmiah kelas XI menjadi bagian penilaian tersendiri dan kepada siswa diberikan sertifikat.
  • Karya ilmiah juga menjadi syarat untuk mengikuti Ujian kenaikan Kelas sekaligus syarat kenaikan kelas.
C. LITERASI / FORUM OLAH PIKIR
Sesuai dengan arah pembinaan siswa SMA Kolese De Britto yang menekankan pada budaya literasi, Forum Olah Pikir (FOP) merupakan wahana bagi siswa untuk menumbuhkan kebiasaan membaca, memahami, dan menginterpretasikan buku bacaan dalam bentuk resensi, yang dipresentasikan di depan forum siswa. Objek resensi bagi siswa kelas X dan kelas XII berupa buku bacaan umum, sedangkan bagi siswa kelas XI berupa karya ilmiah yang dibuat oleh siswa sebelum minggu ke 3 Desember.
D. KELOMPOK MINAT

Untuk mewadahi minat siswa dalam bidang-bidang tertentu yang tidak bisa disalurkan melalui ekstrakurikuler, sekolah memberi kesempatan siswa untuk berkembang melalui kelompok minat. Kelompok minat diadakan secara khusus untuk mempersiapkan siswa mengikuti kompetisi dan lomba yang diadakan institusi atau lembaga lain. Persiapan reguler dan teratur amat penting supaya siswa sungguh-sungguh siap untuk mengikuti kompetisi atau lomba. Peserta kelompok minat adalah siswa kelas X, XI, dan XII semester ganjil. Siswa diperbolehkan mengikuti maksimal dua (2) bidang kelompok minat, dengan syarat tidak mengganggu proses belajar dan kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti siswa bersangkutan. Berikut adalah kelompok minat di SMA Kolese De Britto :

  • Debat dan Public Speaking (bahasa Inggris dan bahasa Indonesia),
  • Kelompok Ilmiah Remaja (KIR)
  • Esai dan Resensi
  • Biologi
  • Fisika
  • Matematika
  • Geografi
  • Kimia
  • Teknologi Informasi
  • Astronomi dan kebumian
  • Ekonomi dan Akuntansi
E. DE BRITTO MORNING ASSEMBLY (SELAMAT PAGI DE BRITTO)

Formasi sekaligus informasi mingguan ini dilaksanakan setiap hari Senin pukul 07.00 – 07.20. Selamat Pagi De Britto diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan penghormatan Bendera Merah Putih. Selanjutnya disampaikan tiga hal pokok oleh Kepala Sekolah kepada seluruh civitas academica. Pertama, evaluasi dan apresiasi atas prestasi dan keberhasilan berkegiatan dalam satu minggu sebelumnya, baik itu prestasi dan keberhasilan siswa, guru, karyawan, serta evaluasi kehadiran-keterlambatan siswa dalam KBM pagi maupun kegiatan ekstrakurikuler selama satu minggu sebelumnya. Kedua, agenda dan informasi-informasi kegiatan untuk satu minggu ke depan. Ketiga, nilai (value) yang ingin dihayati/diolah selama satu minggu ke depan. Value inilah yang akan direfleksikan kembali dalam Examen Conscientiae setiap akhir pembelajaran di sekolah. Selamat Pagi De Britto diakhiri dengan doa bersama dan menyanyikan Mars SMA De Britto.

F. MALAM KEAKRABAN (WEEK-END KELAS)

Siswa kelas X SMA Kolese De Britto berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Perbedaan suku, asal sekolah (SMP), bahasa, budaya, dan latar belakang keluarga menjadi tanggung jawab SMA De Britto untuk bisa menanamkan visi, misi, dan nilai-nilai sekolah. Berbagai kegiatan diberikan kepada siswa kelas X agar mampu mendalami visi, misi, dan nilai-nilai sekolah. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk membentuk siswa kelas X SMA De Britto menjadi pemimpin yang komunikatif adalah dengan diadakan keakraban kelas (week-end kelas). Keakraban kelas untuk kelas X wajib dilakukan oleh masing-masing kelas dan didampingi oleh wali kelas masing-masing yang dikoordinir oleh Tim BK. Keakraban kelas XI dan XII disesuaikan dengan kebutuhan kelas.

Tujuan dari kegiatan ini adalah:

  • Siswa mampu mengenal dirinya dan memahami teman sekelasnya.
  • Siswa semakin sadar akan peran dan tanggung jawab sebagai pribadi di dalam komunitas kelasnya.
  • Siswa mampu untuk menciptakan suasana kondusif dalam proses belajar sehingga dapat berprestasi secara optimal.
G. PERWALIAN

Wali kelas adalah guru yang bertanggung jawab mendampingi proses perkembangan pendidikan dalam kelas perwaliannya, termasuk urusan administrasi kelas. Sekali dalam seminggu wali kelas bertemu secara khusus dengan para siswa perwaliannya untuk membicarakan dinamika dan interaksi pribadi yang terjadi di dalam kelas. Untuk meningkatkan keakraban antarsiswa dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang mungkin terjadi, baik antarsiswa maupun antara siswa dengan guru, wali kelas bersama dengan siswa kelas perwaliannya mengadakan Malam Keakraban (Makrab) pada semester pertama. Makrab yang diselenggarakan bersama wali kelas wajib diikutioleh seluruh siswa kelas X dan optional untuk siswa kelas XI dan XII.

H. BEASISWA

Beasiswa merupakan bentuk konkret dari kepedulian SMA Kolese De Britto kepada siswa yang sungguh-sungguh kurang mampu secara finansial, tetapi memiliki kemampuan intelektual yang relatif cukup baik dan dapat berkembang secara optimal. Sumber dana beasiswa berasal dari pemerintah, Yayasan De Britto, alumni, dan donatur. Beasiswa dikelola oleh tim beasiswa yang ditunjuk oleh kepala sekolah.

Prosedur Pengurusan Beasiswa:

  • Siswa mendaftarkan diri dengan cara mengambil formulir pendaftaran pada koordinator tim beasiswa, mengisinya, lalu menyerahkan formulir tersebut kepada koordinator tim beasiswa.
  • Setelah formulir terkumpul, koordinator tim beasiswa meminta rekomendasi dari wali kelas dan guru bimbingan konseling berkaitan dengan tingkat kelayakan siswa pendaftar untuk menerima beasiswa.
  • Siswa menjalani wawancara dengan tim beasiswa.
  • Berdasarkan semua data yang sudah terhimpun, tim beasiswa memutuskan siswa-siswa yang layak menerima beasiswa berikut jumlah nominalnya berdasarkan dana yang tersedia.
  • Dana beasiswa yang diterimakan pada siswa setiap bulan dalam bentuk pengurangan uang SPP.
  • Penerimaan beasiswa dapat dihentikan sewaktu-waktu apabila siswa tidak memenuhi syarat administrasi yang sudah ditentukan.
H. SERBA-SERBI INPUT

Serba-serbi Input adalah kegiatan formasi kepribadian yang dilakukan pada saat akhir semester 1. Kegiatan ini bertujuan memberikan informasi sekaligus melakukan pembentukan bagi para siswa seputar diri dan masyarakat. Dalam Serba-serbi Input ini, para siswa diajak untuk mengikut serangkaian kegiatan. Yang pertama adalah kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (lapas).

Kunjungan ini bertujuan supaya para siswa sadar akan hukum dengan melihat dan mendengar mereka yang punya pengalaman di dalam lapas. Yang kedua adalah informasi seputar tata tertib lalulintas. Para siswa diajak untuk memperhatikan setiap aturan mengenai lalu lintas. Yang ketiga adalah pengembangan kepribadian. Kegiatan yang ketiga ini bisa bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan siswa. Ada kegiatan seputar informasi mengenai etika bermedia atau hukum kaitannya dengan sosialisasi di media. Ada juga kegiatan seputar kesehatan pribadi. Serba-serbi input ini pada dasarnya mengajak para siswa untuk mengenali dirinya sekaligus menempatkan diri dalam masyarakat.

I. PENDAMPINGAN SISWA INDEKOS

SMA Kolese de Britto adalah “Indonesia Mini”. Istilah itu ingin menunjukkan bahwa para siswa De Britto berasal dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia. Hampir semua provinsi terwakili di De Britto. Sehingga tak salah jika dikatakan bahwa SMA Kolese de Britto adalah Indonesia Mini.

Hal ini membawa dampak dan tantangan berhadapan dengan para siswa yang berasal dari luar Yogyakarta. Mereka memilih bertempat tinggal sebagai anak-anak kost di sekitar kampus SMA Kolese de Britto. Maka, pendampingan siswa indekos menjadi salah satu pilihan yang dilakukan.

Frater Subpamong, BK dan bahkan Wali Kelas berperan dalam pendampingan ini. Ada pendampingan komunal (bersama) sebagai siswa kost. Ada juga perdampingan personal dengan mendatangi kost-kostan di sekitar sekolah. BK lebih dalam memperhatikan mereka yang hidup sebagai siswa indekos dengan memberikan panduan-panduan untuk manajemen waktu dan pengaturan kegiatan diri.

J. PENDAMPINGAN SISWA VETERAN

Pendampingan yang tak kalah pentingnya di SMA Kolese de Britto adalah pendampingan para siswa veteran. Istilah “veteran” ditujukan kepada mereka yang tidak naik kelas dan masih mengulang di SMA Kolese de Britto ini. Mereka kemudian mendapat perhatian khusus. Ada perjanjian-perjanjian tertentu yang dibuat oleh para siswa veteran ini. Pendampingan khusus siswa veteran ini dilakukan oleh BK dengan pantauan langsung dari Kepala Sekolah.

Rapor sebagai laporan hasil studi selama mengikuti proses belajar di sekolah untuk periode tertentu diterimakan secara pribadi dan tidak boleh diwakilkan, setelah semua persyaratan pengmabilan rapor terpenuhi. Rapor siswa akan diberikan pada pertengahan dan akhir semester.
K. TES MINAT BAKAT

Tes Minat Bakat paling sering dilakukan untuk mendapatkan data pendampingan secara lebih komprehensif. Tes Mintat Bakat yang paling jelas dilakukan pada saat kelas XII. Tes ini bertujuan untuk melihat kecenderungan siswa untuk memasuki bidang pekerjaan dan juga jurusan Perguruan Tinggi yang dituju. Hasil dari tes minat bakat ini menjadi salah satu sarana acuan untuk menentukan arah setelah siswa lulus dari SMA Kolese de Britto. Tes minta bakat ini dikelola dan difasilitasi oleh Tim BK.

L. LAYANAN BIMBINGAN KONSELING

Bimbingan dan konseling membantu siswa untuk mengalami perkembangan diri secara utuh sehingga siswa mampu memahami dirinya sendiri dan mampu menentukan masa depannya yang bermakna untuk masyarakat. Tujuan bimbingan dan konseling adalah supaya siswa dapat mengatasi sendiri masalah yang sedang dihadapi. Bantuan tersebut bersifat psikologis.

Bentuk-bentuk kegiatan yang dilakukan oleh tim bimbingan konseling sebagai berikut:

  • Bimbingan secara pribadi atau kelompok
  • Tes pemilihan jurusan di perguruan tinggi bagi siswa kelas XI dan XII
  • Pengolahan data pribadi siswa
  • Pengembangan kepribadian dengan pelatihan individu atau klasikal
  • Pelatihan pengembangan diri dengan bekerja sama dengan para orang tua, alumni, dan lembaga pendidikan maupun lembaga sosial di luar sekolah.

Tata Cara Konseling bagi Siswa.

Berikut adalah beberapa hal yang harus diperhatikan jika seorang siswa akan berkonsultasi dengan pendamping bimbingan dan konseling:

  • Siswa wajib mengadakan perjanjian bertemu paling lambat satu hari sebelumnya kecuali untuk hal-hal yang penting dan mendesak.
  • Apabila pada waktu berkonsultasi harus meninggalkan jam pelajaran tertentu, siswa wajib meminta izin kepada guru yang sedang mengajar pada jam tersebut. Konsultasi dapat dilakukan jika siswa sudah mendapat izin dari guru tersebut.

Perkembangan studi dan kepribadian siswa merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah dengan orang tua/wali. Agar proses pendampingan siswa dapat berjalan optimal, orang tua/wali dimohon memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Urusan/masalah yang terkait dengan pendampingan dan perkembangan siswa dibicarakan dan diselesaikan di sekolah, kecuali untuk urusan/masalah yang penting dan mendesak.
  • Sekolah senantiasa memberikan kesempatan kepada orang tua/ wali siswa untuk bertemu dan membicarakan perkembangan studi maupun kepribadian siswa dengan guru bimbingan konseling di sekolah dalam waktu yang telah disepakati bersama.
  • Hal-hal yang menyangkut perkembangan studi dan kepribadian siswa yang perlu diketahui oleh pihak sekolah seyogyanya diinformasikan oleh orang tua / wali kepada sekolah melalui wali kelas/guru bimbingan konseling.
M. EKSTRAKURIKULER

Kegiatan ekstrakurikuler menjadi bagian tak terpisahkan dari kurikulum sekolah dan menjadi sarana formatif bagi siswa untuk mengembangkan diri serta berorientasi pada visi-misi SMA Kolese De Britto. Dengan demikian, ekstrakurikuler bukanlah sekadar aktivitas siswa di luar jam sekolah melainkan sungguh menjadi locus pendidikan humaniora, mengolah budi, rasa dan raga para siswa. Profil siswa JB: Pemimpin pengabdi yang unggul dalam competence, conscience, compassion, commitment, dan consistence.

 “1L + 5 C = Leader of Service”

Selain kegiatan intrakurikuler, SMA Kolese De Britto juga menyelenggarakan kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler.

Kegiatan ekstrakurikuler memiliki tujuan:

  • Pembentukan manusia yang sehat jasmani.
  • Pembentukan manusia yang sehat rohani.
  • Pembentukan sikap para siswa dengan cara pelatihan-pelatihan fisik maupun pembentukan mental (misalnya: kerajinan, kedisiplinan, kebersihan, pengaturan diri).

Jenis Kegiatan Ekstrakurikuler di SMA Kolese De Britto pada Tahun Ajaran 2019/2020 adalah sebagai berikut:

Olahraga

  • Sepakbola
  • Bola Basket
  • Bola Volly
  • Tenis Meja
  • Tenis Lapangan
  • Bulutangkis
  • Flagfootball
  • Renang
  • Taewondo
  • Pencak Silat
  • Wingchun

Non-Olahraga (Seni dan Keterampilan)

  • Teater De Britto
  • Karawitan Gangsa Kukilo
  • De Britto Chamber
  • Debritto Photography Club
  • Sinematografi
  • English Club
  • Dance
  • De Britto Choir
  • Jurnalistik
  • Palang Merah Remaja (PMR)