Tiga Siswa De Britto Kembangkan Aplikasi Edusco

Tiga siswa kelas XI SMA Kolese De Britto, C. Gavra Reswara, D. Rangga Hardiyanto, dan William Sujono, berhasil merancang dan mengembangkan aplikasi penilaian berbasis android yang bisa digunakan oleh guru-guru di sekolah, dan bisa diakses oleh orang tua. Meskipun baru pada tahap awal dan masih banyak yang harus disempurnakan, aplikasi yang mereka namai Edusco (singkatan dari Education Scoring) ini sudah berfungsi dengan baik. Ide mengembangkan aplikasi tersebut muncul dari minat mereka pada dunia IT, yang kemudian mereka salurkan melalui tugas menulis karya ilmiah yang memang menjadi tugas wajib kelas XI.

Awalnya, dari hasil perbincangan mereka di beberapa kesempatan, mereka memunculkan tiga pilihan aplikasi yang ingin mereka kembangkan: aplikasi examen, aplikasi penjualan online hasil pertanian Lab Alam De Britto di Kadisobo, dan aplikasi penilaian. Pilihan jatuh pada aplikasi penilaian lebih karena alasan feasibilitas. Artinya, mereka melihat bahwa aplikasi inilah yang paling masuk akal untuk dikembangkan dengan mempertimbangkan berbagai hal.

Aplikasi penilaian ini sudah dipamerkan dalam kegiatan ekspo karya ilmiah Pesta Nama St Yohanes De Britto yang digelar 4 Februari lalu. Gavra menjelaskan bahwa aplikasi ini, jika nanti sudah dikembangkan lebih lanjut, akan mampu membuat salah satu tugas guru, yakni melakukan penilaian/asesmen, lebih efisien. Nilai bisa langsung diinput ke dalam aplikasi, bisa dengan menggunakan ponsel cerdas, dan pengolahan nilai dilakukan oleh aplikasi. Menariknya, aplikasi ini mengolah nilai sampai menjadi rapor online real time, yang siap dicetak jika diperlukan.

Gavra menyebutkan bahwa kelompok karya ilmiah mereka mengerjakan proyek ini secara bersama dengan berbagi tugas. Gavra menangani bagian Java program, dan fokus memikirkan bagaimana aplikasi ini bisa berfungsi; Rangga menangani data base, dan William mengurus desain. Bagi mereka ini adalah proyek tempat mereka menyalurkan minat, sekaligus memberi mereka pengalaman yang sangat kaya. Proyek karya ilmiah ini telah mendorong mereka untuk mempelajari hal-hal yang tidak mereka ketahui sebelumnya, termasuk tentang coding. Mereka juga merasa sangat puas karena mereka mengembangkan aplikasi ini dari nol. Gavra berharap aplikasi ini kelak bisa membawa manfaat untuk banyak orang.