Ignatian Formation For Parents (IFFP) : “ De Loyola, De Britto, Demangan”

Ignatian Formation for Parents (IFFP) : “ De Loyola, De Britto, Demangan”

 

Ignatian Formation for Parents (IFFP) merupakan pertemuan pendalaman Spiritualitas Ignatian untuk para orang tua siswa kelas X tahun ajaran 2021/2022. Pada Hari Sabtu, 21 Agustus 2021 pukul 16.00 WIB diadakan IFFP yang perdana dengan tema “De Loyola, De Britto, Demangan”. Kegiatan  ini terselenggara atas kerjasama Tim Campus Ministry dan Tim Humas SMA Kolese De Britto. Materi IFFP disampaikan oleh Pater Managamtua Hery Berthus Simbolon, SJ yang biasa dipanggil dengan Pater Agam. Beliau bertugas di SMA Kolese De Britto sebagai guru fisika dan guru pendidikan nilai.

Pater Agam menjelaskan dari sejarah Santo Ignatius De Loyola sebagai pendiri Serikat Jesus (SJ) termasuk karya dan para sahabat dalam Tuhan. Salah satu  pengikutnya yaitu Santo John De Britto yang menjadi martir di India yang selanjutnya dijadikan nama pelindung sekolah  SMA Kolese De Britto yang lokasinya  berada di Demangan.

Selanjutnya Pater Agam menyampaikan bahwa Santo Ignatius dengan para sahabat dalam Tuhan tergerak melayani Tuhan dengan menolong jiwa-jiwa. Begitu juga kehadiran Kolese juga ingin menolong jiwa-jiwa anak muda yang sedang menjalani formasi pendidikan. Para pendidikpun harus seperti jarum neraca yang berada di tengah-tengah dan kokoh. Jarum neraca inilah yang mempersilakan Pencipta bertindak langsung pada makhluk-Nya, dan makhluk-Nya bertemu langsung pada Penciptanya.

Sering kali keinginan orang tua dipaksakan kepada anak, oleh karena itu perlu kesabaran dalam menjalani setiap liku kehidupan. Kesabaran untuk menunggu proses berlangsung hingga akhir. Pater Agam mengingatkan lagi dengan perumpamaan, “Jika kamu ketemu ular, jangan hanya melihat kepalanya saja tetapi juga sampai ekornya”. Bahwa siswa dalam prosesnya sering membuat kita kurang sabar untuk melihat hasilnya. Kita perlu iman untuk berani menyerahkan  proses pendidikan siswa di tangan Tuhan sampai tuntas.

Bapak Willy Sudjono selaku orang tua alumni yang selama ini terlibat aktif dalam IFFP memberikan sharing pengalaman mendampingi putranya sesuai dengan nilai-nilai Ignatian.  Para siswa sering mengalami perubahan yang mencolok dibandingkan saat masih di SMP. Siswa cenderung kritis dan oleh karena itu perlu pendampingan, sekurang-kurangnya orang tua dapat menjadi teman berdiskusi dalam mengambil keputusan. Beliau mengingatkan agar orang tua rajin berdoa dan membawa cita-cita anak di hadapan Tuhan sekalipun cita-cita tersebut tidak sesuai dengan keinginan orang tua.

Setelah sesi tanya jawab dan sharing, Pater Agam mengajak para orangtua untuk berlatih exament conscientiae (pemeriksaan kesadaran) seperti yang diajarkan oleh St Ignatius. Kegiatan Exament conscientiae sudah dilakukan setiap hari oleh para siswa setelah pelajaran berakhir.

Pada bagian akhir acara IFFP, bapak FX. Catur Supatmono, M.Pd selaku kepala SMA Kolese De Britto berterima kasih karena para orang tua terlibat dalam kegiatan IFFP, terbukti yang bergabung lebih dari 200 peserta. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas bantuan orang tua  yang telah berperan mendukung putra-putranya menyukseskan kegiatan HUT sekolah 17 – 20 Agustus 2021. Bapak Catur Supatmono juga mengingatkan tentang tanggung jawab pendidikan, bahwa Orang tua sebagai pendidik pertama dan utama, sementara masyarakat dan sekolah berperan membantu dalam proses pendidikan anak. Oleh karena itu perlu kolaborasi terutama antara sekolah dan orang tua. Sekolah pada tahun ajaran 2021/2022 menitikberatkan pada membentuk pribadi unggul, kompeten, berkarakter dan beriman, Menjadi rahmat ketika tahun ini kita berada dalam peringatan 500 tahun pertobatan St Ignatius dan juga menghidupi Universal Apostolic Preferences (UAP).