De Britto di Mata Ibrena Merry Sella Purba

Menjalani praktek kerja profesi di SMA Kolese De Britto menjadi momen berharga bagi kami, para mahasiswa dari Magister Psikologi Profesi Universitas Gadjah Mada. Kami belajar banyak hal, yang pasti akan kami bawa ketika nanti sudah berprofesi sebagai psikolog.

Dalam proses pendidikan yang dijalani para siswa di sekolah, kami belajar bagaimana dukungan dari seluruh elemen sekolah memberikan pengaruh yang sangat besar dalam kehidupan setiap siswa. Tanyakan satu hal saja pada salah seorang guru tentang siswa yang mereka ajar, mereka akan bercerita panjang lebar tentang siswa tersebut, bagaimana perkembangan setiap siswa yang mereka ajar dan apa yang dilakukan untuk dapat membantu siswa berhasil dalam proses belajar, semua diceritakan dengan begitu bersemangatnya. Niatnya hanya satu, agar siswa-siswa di SMA Kolese De Britto tak hanya berhasil dalam hal akademis, tetapi juga memiliki life skill (kecakapan hidup) untuk menjalani kehidupan di masyarakat.

Gondrong, urakan, dan terlalu bebas, mungkin itu kesan pertama salah kaprah yang kami miliki. Seiring berjalannya waktu, ketika berproses bersama dengan para siswa, betapa kagumnya kami dengan anak muda ini, yang harusnya menyandang peran yang cukup berat sebagai laki-laki, tapi mampu dengan luwesnya bercerita mengenai permasalahan mereka dan dengan terbuka meminta untuk ditolong dan didampingi.

Keterbukaan siswa untuk mau dibimbing tidak muncul begitu saja, tetapi didorong melalui program sekolah yang memfasilitasi pengembangan karakter mereka. Tiap hari, siswa diminta untuk melakukan refleksi dan menuliskannya dalam jurnal harian. Setiap minggu, setiap kelas diberi kesempatan untuk berdinamika dalam kelompok dan juga didukung melalui kegiatan makrab (malam keakraban per kelas) sehingga mereka belajar untuk saling memahami.

Mereka pun diasah survival skill dan leadership skill melalui Latihan Dasar Kepemimpinan dan Live in sosial. Untuk meningkatkan rasa toleransi dan empati, mereka diberikan kesempatan tinggal di rumah-rumah ibadat dan belajar tentang agama lain. Ada pula program career counseling dan alumnus sharing sebagai wadah bagi para siswa dalam menyusun cita-cita dan karir yang akan mereka capai di masa depan. Pun, untuk membangun hubungan yang erat di dalam keluarga, setiap semester siswa diminta untuk menuliskan surat kepada orangtua mereka.

Bukan program yang murah, juga murahan. Setiap tenaga, perhatian, waktu, dan doa yang dicurahkan pihak sekolah dilakukan demi membekali siswa menjadi para pemuda tangguh yang nantinya bisa berkontribusi untuk masyarakat, menjadi berkat di dalam keluarga dan lingkungan, serta menciptakan karya yang membanggakan di masa depan.

Terimakasih SMA Kolese De Britto!
Ad Maiorem Dei Gloriam!

Salam dari salah satu mahasiswa yang bersyukur bisa berpraktek disini,
Ibrena Merry Sella Purba.