Kehidupan siswa di SMA Kolese De Britto dibagi menjadi 3 bagian, yaitu kehidupan dalam kegiatan belajar intrakurikuler (KBM), kokurikuler dan ekstrakurikuler. Kegiatan intrakurikuler adalah kegiatan pembelajaran seperti yang telah berjalan. Kemudian kokurikuler adalah kegiatan yang menguatkan kegiatan intrakurikuler, seperti kunjungan ke museum atau tempat edukasi lainnya. Sedangkan kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan yang lebih bersifat ke minat siswa dan pengembangan diri, misalnya olahraga, seni, atau kegiatan keagamaan.

Berikut adalah jadwal kegiatan intrakurikuler (KBM).

Siswa SMA Kolese De Britto juga dikembangkan dalam semua aspek kepribadian mereka melalui beberapa bentuk  kegiatan dan pengalaman di sekolah sebagai berikut:

Presidium

Presidium merupakan organisasi siswa intra sekolah (OSIS) di SMA Kolese De Britto yang mempunyai model kepemimpinan kolektif. Presidium dipimpin oleh ketua presidium. Presidium merupakan salah satu komponen sekolah yang memiliki peranan dalam mengoordinasi seluruh siswa berkaitan dengan kegiatan siswa di luar kegiatan belajar dan mewakili siswa dalam hubungannya dengan organisasi siswa sekolah lain.

Pada prinsipnya setiap siswa berhak mendapat kesempatan untuk menjadi anggota presidium dengan mengajukan diri sebagai calon melalui kelasnya masing-masing. Selain memiliki minat atau keinginan, seorang anggota presidium juga dituntut untuk memiliki kecakapan dalam bidang akademis dan leadership. Oleh karena itu, dibutuhkan seleksi dalam pemilihan calon anggota presidium yang sekaligus sebagai proses pembinaan kepemimpinan calon presidium. Tahap-tahap pemilihan calon presidium diatur oleh kepamongan bersama dengan pendamping presidium dan anggota presidium. Tahap-tahap Pemilihan Calon Presidium:

  1. Setiap siswa (X dan XI) wajib mengirimkan perwakilan siswanya yang sesuai dengan kriteria untuk diajukan sebagai calon presidium.
  2. Wali kelas memberikan rekomendasi siswa yang terpilih sebagai calon presidium.
  3. Wali kelas berhak untuk tidak menyetujui atau tidak memberikan rekomendasi bagi siswa yang mengajukan diri atau yang terpilih oleh kelasnya sebagai calon presidium.
  4. Siswa yang sudah terpilih di kelasnya masing-masing mengikuti seleksi.
  5. Selsksi tahap akhir, calon presidium melakukan kampanye atau orasi pada waktu yang telah ditentukan dan didukung oleh anggita kelasnya. Anggota kelas menjadi tim sukses kampanye masing-masing calon dari kelasnya.
  6. Pemilihan presidium dilakukan setelah kampanye/orasi di depan seluruh civitas akademika SMA Kolese De Britt.
  7. Jumlah anggota presidium ditentukan sesuai dengan kenutuhan oleh wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan pendamping presisium.
Unit Campus Ministry 

Dengan berakar pada Tradisi Kekatolikan dan Spiritualitas Ignatian, Campus Ministry Kolese de Britto memfasilitasi para siswa, guru dan karyawan dalam hal formatio iman, memperdalam makna dan tujuan hidup. Berlandaskan nilai dan semangat Kristiani serta Spiritualitas Ignatian, Campus Ministry Kolese de Britto merupakan sarana dan wahana kerasulan untuk melayani Gereja dan masyarakat dengan:

  • Membina dan melaksanakan kaderisasi diri siswa menjadi pemimpin-pemimpin pengabdi yang meneladan Yesus Kristus.
  • Membantu setiap anggota komunitas baru Kolese de Britto untuk mengenal, memahami, menghayati semangat Ignatian
  • Mendampingi siswa untuk aktif dalam pelayanan terhadap Gereja dan Masyarakat.
  • Mengungkapkan iman dalam ibadat, doa bersama dan pelayanan serta mendidik siswa berdoa secara pribadi, berefleksi dan melakukan examen consientiae.

Awalnya adalah kesadaran manusia akan dimensi rohani dalam hidup ini. Di kampus kita yang tercinta ini, terbentuk Tim Kerohanian yang menangani kegiatan-kegiatan kerohanian. Tim ini kemudian menjadi cikal bakal terbentuknya Campus Ministry. Tim Campus Ministry terdiri dari guru, karyawan dan siswa yang saat ini menjadi semacam office tersendiri. Walaupun Tim ini mengurusi hal-hal yang berbau rohani tetapi yang rohani selalu berkaitan dengan yang jasmani. Oleh karena itu, pengembangan-pengembangan kegiatan dalam Campus Ministry selalu mengarah pada keseimbangan rohani dan jasmani.

Kini, Campus Ministry Kolese de Britto telah mengalami banyak perkembangan dan perbaikan dan ke depannya Campus Ministry kita ini juga akan terus- menerus berkembang dan berubah. Setiap pribadi di sepanjangan lintasan sejarah berperan dalam perkembangan Campus Ministry Kolese de Britto.

FORMASI ROHANI

Pembinaan rohani diarahkan agar para siswa semakin dapat memahami dan menghayati Spiritualitas Ignasian dalam hidupnya di tengah masyarakat. Kegiatan pembinaan rohani dikoordinasi tim campus ministry. Bentuk-bentuk kegiatan pembinaan rohani antara lain :

  • Doa harian, Angelus atau Ratu Surga
  • Perayaan ekaristi pagi, ekaristi pertingkat, dan ekaristi tematis
  • Pelayanan katekumen bagi calon penerima sakramen baptis, komuni pertama, dan penguatan (krisma)
  • Renungan Pra Paskah, Adven dan Bulan Katekese Liturgi (BKL)
  • Hari rohani bagi siswa kristiani dan nonkristiani
  • Pelayanan sakramen tobat
  • Buka puasa bersama
  • Retret, geladi rohani dan rekoleksi
DOA SIANG DAN EXAMEN CONSCIENTIAE

Salah satu formasi Spiritual yang rutin dilakukan setiap hari adalah doa siang dan Examen Conscientiae. Setiap pukul 12.00 ada doa bersama yang dipimpin dari sentral. Doa ini adalah Doa Malaikat Tuhan atau Doa Ratu Surga, sesuai dengan kalender liturgi dalam Gereja. Sepuluh menit di akhir pembelajaran hari yang bersangkutan diadakan Examen Conscientiae. Examen Conscientiae adalah Pemeriksaan Batin a’la St. Ignatius.

Pemerikasan Batin bertujuan untuk menyadari kehadiran Tuhan dalam hidup ini selama setengah hari yang telah berjalan. Lima langkah dalam Examen Conscientiae adalah (1) bersyukur kepada Tuhan, (2) mohon rahmat untuk bisa melakukan pemeriksaan batin secara lebih dalam, (3) melakukan pemeriksaan batin yang terdiri dari memeriksa pikiran, perasaan, perkataan dan perbuatan, (4) mohon ampun atas segala kesalahan yang dibuat, dan (5) membuat niat/kehendak ke depan supaya lebih baik lagi. Pemeriksaan Batin bukan hanya sekedar evaluasi diri semata tetapi ini adalah sebentuk Latihan Rohani.

EKARISTI SEKOLAH

Perayaan ekaristi bersama dimaksudkan agar semua anggota komunitas semakin memahami dan menghayati nilai-nilai injili yang menjadi dasar pendidikan di SMA Kolese De Britto serta untuk memupuk hubungan yang semakin erat dengan Tuhan. Semua anggota komunitas menghadiri perayaan ekaristi yang diselenggarakan oleh sekolah.

Ada beberapa macam model Ekaristi di SMA Kolese de Britto. Yang pertama, Ekaristi Harian yang dilaksanakan setiap selasa, rabu dan kamis. Ekaristi ini dilaksanakan pada jam 06.15-06.45. Ekaristi ini dihadiri oleh kelas yang sudah ditunjuk sebelumnya dengan tidak menutup kemungkinan ada siswa dari kelas yang lain untuk ikut. Yang kedua, Ekaristi Angkatan. Ekaristi ini dilaksanakan setiap hari Jumat siang. Ekaristi ini dihadiri oleh angkatan yang telah ditunjuk sebelumnya dan yang bertugas adalah salah satu dari kelas dari angkatan tersebut. Dan yang ketiga adalah Ekaristi seluruh Civitas. Contoh dari Ekaristi ini adalah Ekaristi Awal Tahun Ajaran, Ekaristi Persiapan Ujian dan Ekaristi Perayaan Pesta St. Yohanes de Britto.

HARI ROHANI

Menjelang Perayaan Natal, SMA Kolese De Britto menyelenggarakan Hari Rohani, sebagai kesempatan baik yang diberikan sekolah bagi seluruh civitas academica yang beragama katolik untuk mengikuti ibadat tobat dan menerima sakramen tobat, serta untuk siswa-siswa non katolik (Kristen, Islam, Budha) untuk mendalami iman dan beribadat sesuai dengan agamanya masing-masing. Bentuk kegiatan yang dilakukan adalah Ibadat Tobat dan penerimaan Sakramen Tobat bagi siswa Katolik dan pendampingan rohani bagi siswa non Katolik. Kegiatan ini bertujuan supaya para siswa mendalami ajaran agamanya masing-masing.