Indonesia English | Home | Forum | Konsultansi | Hubungi Kami | Direktori | Webmail | Login



SMA KOLESE
DE BRITTO
Intelligent,Creative,Self-Fulfilled
Jl Laksda Adisucipto No. 161 YOGYAKARTA, INDONESIA 55281
Telp. (0274) 518667
Fax (0274) 547606


Berita Kampus

Rabu, 31 Mei 2017
Pentas Teater Kelas XI Bahasa: Educating the Whole Person

 
 
 
Sabtu, 6 Mei 2017 lalu, kelas XI Bahasa De Britto menggelar pentas teater berjudul “Persimpangan”. Bertempat di kantin sekolah, pentas ini didasarkan pada naskah karya P. Haryanto, yang berkisah tentang orang-orang yang ingin mencari kebahagiaan di surga, yang diidentikan dengan arah ke kanan. Tetapi, banyak orang justru terlibat konflik mengenai hakikat arah ke kanan itu, karena arah ke kanan bagi satu orang bisa menjadi arah ke kiri bagi yang lain.

Ini adalah pentas teater internal sebagai bagian dari penilaian puncak mata pelajaran teater di kelas Bahasa. Dengan tata panggung dan lighting sederhana, pentas ini berhasil menarik perhatian murid-murid dan guru-guru De Britto untuk datang menyaksikan. Setiap murid memainkan perannya dengan apik, dan pentas itu secara keseluruhan berhasil dan layak diapresiasi.

Pentas teater tersebut bukan sekadar urusan tampil di atas panggung. Sama sekali bukan, dan bahkan lebih dari itu. Pentas itu juga menjadi sarana untuk mendidik. Bagi De Britto setiap sudut sekolah dan semua hal yang terjadi di lingkungan sekolah adalah sarana untuk mendidik murid. Itu semangat dasarnya.  

Semua murid terlibat aktif dalam persiapan pementasan itu. Dari situlah mereka belajar banyak tentang arti tanggung jawab dan kerja tim: bahwa keberhasilan pentas teater itu ada di tangan mereka, dan oleh karena itu mereka harus menanggungnya bersama-sama. Juga tentang arti keberanian mengambil resiko dan kepercayaan diri. Pun mereka belajar tentang empati dan refleksi, mengambil makna dari peran-peran yang mereka mainkan dan dari keseluruhan aktivitas itu.

Sejak kolese Jesuit pertama didirikan di Messina Italia tahun 1552, Pendidikan Jesuit selalu diarahkan pada pembentukan pribadi yang utuh dan seimbang: kepala, hati, dan tangan. Kolese-kolese Jesuit selalu menempatkan pendidikan sebagai sarana untuk mengubah dunia menjadi tempat yang lebih baik. Untuk menjadi lebih baik, dunia tidak hanya membutuhkan orang-orang pintar, tetapi pribadi-pribadi yang utuh.

Itulah sebabnya murid tidak hanya dididik secara intelektual, tetapi juga dididik hati dan tangannya sehingga mereka memiliki dorongan hati untuk menggunakan kemampuan intelektualnya demi kepentingan banyak orang. Maka, kegiatan-kegiatan non-akademis di De Britto bukanlah kegiatan tempelan dan pengisi waktu. Kegiatan-kegiatan olah-raga dan seni menjadi unsur amat penting di kolese-kolese Jesuit termasuk de Britto.




 versi cetak       kirim ke teman



GO TO INDEX BERITA KAMPUS
jogja sumber berita  atmajaya  daftar_ulang2  
Copyright © 2009. SMA Kolese de Britto. Website dikembangkan oleh Citraweb Nusa Infomedia.