Indonesia English | Home | Forum | Konsultansi | Hubungi Kami | Direktori | Webmail | Login



SMA KOLESE
DE BRITTO
Intelligent,Creative,Self-Fulfilled
Jl Laksda Adisucipto No. 161 YOGYAKARTA, INDONESIA 55281
Telp. (0274) 518667
Fax (0274) 547606


Berita Kampus

Sabtu, 11 Maret 2017
De Britto Raih Penghargaan "The Best Project Innovation"

Lintang Bayu Aji (XII IPS2), Marcellino Rahadian Prasetyo (XII IPS2), Diky Kurniawan Haryanto (XII IPS3), Aloysius Elan Satriya Wijaya (XI IPS 1), dan Ignatius Ardhana Reswara (XI IPS 2) adalah anak-anak De Britto yang sadar betul bahwa dunia ini bukan hanya tentang diri sendiri, tetapi lebih-lebih tentang orang lain. 
 
Mereka berlima mewakili SMA De Britto dalam program School of Volunteers yang diselenggarakan oleh Indonesian Future Leaders (IFL) Chapter Yogyakarta, dan berhasil meraih predikat "The Best Project Innovation". IFL sendiri adalah sebuah organisasi nirlaba yang menjadikan pemberdayaan pemuda dan kerelawanan sosial sebagai misi utama. Organisasi ini berdiri tahun 2009 dan sejak itu sudah mengajak dan melibatkan lebih dari 80.000 pemuda dan lebih dari 800 relawan dari 33 provinsi.
 
Dari bulan November 2016 s.d. Januari 2017 lima sekawan ini memikirkan, merencanakan, dan akhirnya merealisasikan program kerelawanan sosial yang mereka sebut "Lestari Pariwisataku Lestari Jogjaku". Kelompok ini mengawali program dengan melakukan survei di beberapa pantai di wilayah Gunung Kidul. Kelompok ini kemudian menjatuhkan pilihan pada Pantai Watu Kodok.
 
Pilihan mereka pada pantai ini didasarkan pada fakta bahwa pantai ini adalah satu-satunya pantai yang masih dikelola secara mandiri oleh warga. Lingkungan sekitar masih hijau dan alami, tetapi menurut kelompok relawan De Britto ini sampah adalah salah satu persoalan yang harus segera dipecahkan, karena mempunyai dampak terhadap kebersihan dan keindahan tempat wisata.
 
Misi utama mereka kemudian adalah memberikan edukasi pengelolaan sampah kepada warga Pantai Watu Kodok. Untuk mewujudkan misi ini, anak-anak muda De Britto ini  tak segan-segan berguru dan berkonsultasi terlebih dahulu dengan salah satu dosen Universitas Gadjah Mada.
 
Mereka terjun langsung mengajari warga masyarakat Pantai Watu Kodok untuk memilah-milah sampah organik dan anorganik, sekaligus mengajari cara membuat composter, yakni alat yang digunakan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos. Selama program ini berjalan, mereka dan warga, serta dibantu 29 relawan lain dari De Britto menghasilkan 14 tong sampah dan 12 composter.
 
Lintang Bayu Aji, salah satu anggota kelompok relawan ini menuturkan bahwa penghargaan ini sungguh membuatnya merasa bahwa kehadiran mereka bermanfaat untuk orang lain, dan mendorongnya untuk berbuat lebih banyak untuk orang lain. Berikut adalah foto-foto kegiatan mereka.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Profisiat De Britto-De Britto Muda! Ad Majorem Dei Gloriam.
 
 
 
 
 


 versi cetak       kirim ke teman



GO TO INDEX BERITA KAMPUS
pengumuman  jogja sumber berita  atmajaya  psb1718  
Copyright © 2009. SMA Kolese de Britto. Website dikembangkan oleh Citraweb Nusa Infomedia.